Nakhodai DPC HNSI Way Kanan, Mikhani: Fokus Ketahanan Pangan Perikanan Darat

BANDAR LAMPUNG, PemukaJaya.com (SMSI) – Secara aklamasi Mikhani terpilih menahkodai DPC HNSI Way Kanan, melalui Musyawarah Cabang (Muscab) DPC HNSI Kabupaten Way Kanan yang dilaksanakan di Wisma Andung Kedaton Bandar Lampung, minggu (07/01/2024).

Muscab dihadiri oleh unsur jajaran Kepengurusan DPC HNSI Kabupaten Way Kanan dan Kepengurusan Ranting dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Way Kanan serta disaksikan Ketua dan Perwakilan Kepengurusan DPD HNSI Provinsi Lampung, Mikhani terpilih menjadi Ketua DPC HNSI Kabupaten Way Kanan Periode 2024 – 2029.

Muscab diketahui bertema Membangun Komitmen dan Bersinergis dengan semua stakeholder dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk mendorong Kesejahteraan Nelayan Perikanan Darat dan Ketahanan Pangan menuju Indonesia, Provinsi Lampung dan Kabupaten Way Kanan Emas tahun 2045.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Pesawaran Berhasil Amankan Terduga Kurir Narkoba

Melalui Rapat dengan Pimpinan Sidang Syafrudin, Edward Gustavoni serta Sahrozi, Mikhani terpilih secara aklamasi.

Mikhani selaku Ketua terpilih mengatakan, bahwa DPC HNSI Kabupaten Way Kanan siap bersinergis dengan semua pihak terutama Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan.

“Kita akan fokus bersinergis dengan stakeholder terkait untuk membangun ketahanan pangan disektor perikanan darat di Way Kanan, ujar Mikhani.

Sementara Ketua DPD HNSI Provinsi Lampung Kusaeri Suwandi, berpesan kepada Ketua terpilih berserta Jajaran Kepengurusannya yang akan disusun ke depan.

“Ada 4 Kabupaten di Provinsi Lampung yang tidak memiliki wilayah pantai, diantaranya Kabupaten Way Kanan, namun melihat potensi sosial dan geografis yang ada, adanya sungai, embung, kolam dan lainnya, akan sangat memiliki potensi perikanan darat.” Kata Kusaeri.

Baca Juga  Kampung Negeri Baru Adakan Sosialisasi Penerimaan BSPS

Selain itu Kusaeri menambahkan bahwa sangat beralasan jika DPC HNSI Way Kanan menjadi Wadah Para Nelayan Darat / Pelaku Usaha Perikanan Darat untuk menjadi motor penggerak ketahanan pangan sektor perikanan di Kabupaten Way Kanan menuju tahun emas 2045.

“Semoga amanah yang ada bisa berjalan dengan baik, menjadi fasilitasi bagi nelayan di Way Kanan.” Imbuh Kusaeri.

Diketahui dari 15 Kecamatan atau ranting seluruh Way Kanan sudah terbentuk di setiap ranting sekitar 100 orang, artinya sekitar 1500 orang nelayan saat ini sudah terdata di organisasi nelayan tertua di Indonesia itu. (Red/gnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *