Diduga Pembohongan Publik!!!,Beli Tanah Kampung Melalui Anggaran DD.

Way Kanan-Pemuka Jaya.com

M.Kosim Raja Putra mantan kepala kampung karang umpu kecamatan Balambangan Umpu di duga sampai habis masa jabatannya sebagai kepala Kampung Karang Umpu belum juga menyelesaikan persoalan Administrasi (pengganti Rugi ), Tanah lokasi yang di bangun sebagai balai Kampung Karang Umpu

Akhirnya Ali Hajar salah satu pemilik tanah Melalui perpanjangan tangan saudara Agus Untuk mematok Balai Kampung tersebut bahkan di saksikan oleh PJ kepala kampung karang Umpu.8/3/2023.

“ ALi Hajar Adalah pememilik tanah yang berada di kampung karang umpu tersebut mengatakan saat di konfermasi melalui What sapp oleh awak media Menceritakan kronologis ke absahan masalah tanah yang di bangun balai kampung karang Umpu bahwa Beberapa tahun yang lalu saat Kepala Kampung M.Kosim Raja Putra masih menjabat, menelpon saya (Ali Hajar ) bliaw mengatakan akan membeli tanah milik saya itu atas nama Kampung.

Baca Juga  TNI AL KERAHKAN TIM SAR CARI KORBAN LAKA AIR DI PERAIRAN ALUR KUALA SUGIHAN

Dengan menggunakan dana dari Dana Desa, (DD) karena merasa akan digunakan untuk kepentingan masyarakat Kampung saat itu saya ,menyetujui saja kalau tanah warisan dari orang tua saya itu akan dibangun Balai kampung apalagi dijanjikan akan Diberi kompensasi. 100 JT, Akan tetapi sampai habis masa jabatannya mantan kepala kampung Raja kosim belum juga ada iktikat baik untuk melakukan pembayaran tanah tersebut sesuai janji M.Kosim Raja Putra.

Selain bangunan Balai Kampung ditempat yang sama sudah dibangun juga Tugu Psht nah itu juga ijin nya sama siapa??Kami slaku pemilik tanah Tersebut masih menunggu dan berharap itikat Baik dari mantan kepala Kampung Karang Umpu

Terliahat dibawah kantor kampung tersebut sudah menjadi lapangan lahan yang sebelumnya memang lahan tersebut berdampingan dengan sungai tiba2 kok sekarang sudah jadi lapangan emang kampung ijin sama siapa jelas dong ini pengrusakan apa lagi kalw dana yang di kucurkan untuk membuat lapangan menggunakan Dana Desa(DD).dan tanpa ijin sama pemilik lahan.ujar Ali Hajar.

Baca Juga  Lanud Sam Ratulangi Menggelar Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Anggota

Masih Ali Hajar ” Apalagi saya juga dengar dari Agus kalau waktu itu Kepala Kampung mengumpulkan seluruh Kepala dusun dan tokoh masyarakat guna membahas rencana pembelian tanah milik Ali untuk dibangunkan Balai kampung, tetapi hingga jabatan Kepala Kampung habis ternyata saya belum menerima kompensasi Rp, 100 Juta yang bliau iming-imingkan kepada saya selaku pemilik tanah berarti sama aja mantan kepala kampung tersebut membohongi masyarakat dan publik donk, Buktinya belum ada pembayaran kok tetap di teruskan pembangunan balai Kantor Karang Umpu bahkan sudah ada bangunan bangunan hak milik kampung .fungkasnya.tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *