MAPANCAS LAMPUNG SESALKAN PERNYATAAN ALVIN LIM

Lampung, Pemukajaya.com (SMSI) – Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung sangat menyesalkan pernyataan Pengacara Alvin Lim yang beredar di youtube. Pernyataan bahwa Kejaksaan adalah sarang mafia hukum merupakan tuduhan yang sangat keji dan terkesan melecehkan intitusi kejaksaan.

Menurut Ketua DPD Mahasiswa Pancasila Provinsi Lampung, Sugirin Tjastoni pernyataan Alvin Lim tersebut sangat lecehkan intitusi kejaksaan.

” Ya, tentu saya sangat menyesalkan pernyataan Saudara Alvin Lim yang terdapat di video dan sedang viral. Pernyataan tersebut sangat keji dan tidak mendasar dan terkesan sangat melecehkan intitusi kejaksaan. Ujar Sugirin.

Lebih lanjut Sugirin justru menilai, kinerja kejaksaan agung di bawah Prof. S. Burhanudin mendapat respon yang positif dari masyarakat.

Baca Juga  Polisi Kembali Tetapkan Tersangka Di Kasus Ormas Khilafatul Muslimin

Hal ini terlihat dari proses tindak pidana korupsi dan penegakan supremasi hukum yang sangat baik. Seharusnya, jika terdapat hal hal yang kurang berkenan ya harus di sampaikan melalui cara yang elegan, misalnya mengajukan gugatan kepada intitusi yang berwenang bukanya asal ngomong di media sosial yang justru membuat haduh masyarakat.

Atau jika ada oknum yang berbuat nakal, ya laporkan saja kepada yang berwajib. Selanjutnya Sugirin berharap aparat yang berwenang dapat memproses Saudara Alvin Lim yang telah melecehkan intitusi kejaksaan.

“Saya berharap pihak yang berwajib secepatnya memproses Saudara Alvin Lim atas pernyataanya tersebut, dimana hal ini untuk memberikan efek jera. Sehingga orang orang tidak seenaknya membuat pernyataan yang tidak memiliki dasar atau bahkan cenderung membuat fitnah,” ungkap Sugirin.

Baca Juga  Seorang Pemuda Ditangkap Polisi, Karena Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur

Selanjutnya Sugirin berharap aparat yang berwenang dapat memproses Saudara Alvin Lim yang telah melecehkan intitusi kejaksaan.

“Saya berharap pihak yang berwajib secepatnya memproses Saudara Alvin Lim atas pernyataanya tersebut, dimana hal ini untuk memberikan efek jera. Sehingga orang orang tidak seenaknya membuat pernyataan yang tidak memiliki dasar atau bahkan cenderung membuat fitnah,” ungkap Sugirin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *