Wasekjen Bara JP Reagen: kemendagri Perlu Mengevaluasi kebijakan Insentif Dokter

Bandar Lampung, Pemukajaya.com (SMSI) – Wakil Sekretaris Jenderal Barisan Jalan Perubahan (Wasekjen Bara JP) dr. Really Reagen menyarankan pemerintah melalui kementerian dalam negeri perlu mengevaluasi kebijakan insentif dokter.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wasekjen Bara JP dr. Really Reagen kepada awak media dalam keterangan tertulisnya, hari ini Sabtu 10 September 2022.

“Saat ini yang dibutuhkan bukan UMR tapi UMP, Bandingkan saja di negeri tetangga, pendapatan dokter umum di negara tetangga diatas 10 sampai 30 juta perbulan,” ujarnya.

Dan menurut dr. Reagen gab antar dokter umum dan spesialis tidaklah jauh, penghasilannya, apalagi di Eropa lebih tinggi.

“Ini pemerintah kita harus mereformasi kebijakan ini, maka tidak heran kawan kawan dokter banyak nyambi ditempat kita, bisnis atau jasa, tani, dan lain sebagainya,” kata Reagen.

Baca Juga  Wujudkan Pelayanan Publik yang Prima, Kapolri: Tak Ada Kata Lain Siap dan Laksanakan

Untuk lebih lanjut Reagen menerangkan, untuk mencari penghasilan tambahan,bayangkan saja dokter umum dengan gaji 3 juta tidak cukup untuk membiayai keluarga, apalagi setelah mereka berkeluarga dengan berbagai kebutuhan.

“Sangat miris,” imbuhnya.

“Saya bingung, dokter harusnya bukan diposisikan sebagai pekerja ini salah menurut pendapat saya, dokter harus dibayar propesional dan lucunya gaji Pemda berdasarkan golongan dan diikuti pula oleh swasta dan ini membuat dokter menjadi mendapat gajih sebagai pekerja,” tambahnya.

“Maka saya mengingatkan pemerintah, segera evaluasi kebijakan ini jika serius memperbaiki tatanan dunia kesehatan kita,” sambung Reagen.

“Kita perbaikin melalui kementrian, kesehatan buat Permen, kan Dirjen Nakes ini urusannya dan Dirjen Perimbangan keuangan kementrian dalam negeri,” tutupnya.

Baca Juga  Kampung Gedung Batin, Sukses Bagikan BLT DD Tahap lll,Tahun 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *