Syawalan, Warga Kemu Banjit Gelar Acara Kuda Lumping

Pemukajaya.com (SMSI) / Way Kanan, – Syawalan atau yang sering dikenal oleh masyarakat disebut Kupatan oleh suku jawa asli yakni penutupan lebaran warga kampung Kemu, Dusun margerejo, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, menggelar acara kesenian Jaran Kepang atau Kuda Lumping.

Acara jaranan ini dilakukan oleh warga sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha esa, dan memperingati hari jadi nya Dusun marge rejo, dan juga melakukan tradisi leluhur secara turun temurun.

Setimin Sesepuh Sanggar Kuda Kepang Kemu mengatakan, pelaksanaannya acara kuda kepang hari ini dibiayai dari pingutan dari warga dan apartisipasi dan swadaya warga.

“Untuk biaya acara kita hari ini kita ambil dari warga kita pungut 10ribu per keluarga dan 1 canting beras, untuk membeli kemenyan dan untuk biaya makan-makan pemain kuda kepang nya,”ujarnya saat memberikan keterangan Senin (09/05/2022).

Baca Juga  SMSI dan Granat Way kanan Ucapkan Selamat HUT PMI ke 77

Setimin mengatakan mengatakan, pertunjukan seni kuda kepang ini harus dilakukan setiap tahun nya kalau tidak bisa menimbulkan bencana.

“Iya tiap tahun harus dilakukan kalau tidak banyak warga sini yang kerasukan Danyang/Jim penunggu asli dusun sini,”katanya

Ditempat yang sama Kepala Kampung Kemu Rambat mengatakan, dengan adanya perayaan Syawalan atau Kupatan ini berharap untuk dijauhkan dari marabahaya dan diberikan keberkahan untuk kampung Kemu khusus nya Dusun Margerejo ini.

“Syawalan atau Kupatan ini juga untuk bersih-bersih kampung, dan juga bisa menjalin silaturahim, persaudaraan, dan kekeluargaan antar warga yang ada dikampung Kemu ini, semoga kedepannya Kampung Kemu Khusus nya Dusun Margerejo bisa lebih kompak lagi dalam segi hal apapun,”tutupnya.

Baca Juga  Warga Protes Karena Diduga Takaran Literan Berkurang Saat Pembelian Migor Curah Bersubsidi¬†Oleh Perindag Way kanan ¬†

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *