Ketua DPC LSM GPRI Way Kanan, Minta Pemerintah Tutup SPBU yang melakukan Penimbunan BBM.

Way Kanan

Pemukajaya.com-Ketua DPC LSM GPRI Way Kanan Rike Ependi, meminta kepada Pemerintah Way Kanan maupun Pihak Pertamina untuk bertindak tegas dengan menutup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24-345-23 Negeri Baru. Pasalnya, SPBU tersebut diduga melakukan Penimbunan, Pengecoran Bahan Bakar terutama Biosolar.

Rike Ependi mengatakan, SPBU bertujuan untuk pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di subsidi oleh Pemerintah Indonesia guna kepentingan masyarakat banyak, Bukan Individu. Namun sungguh ironis, hal tersebut justru di salah gunakan oleh salah satu SPBU yang ada di kab way kanan.

“Kita berharap Pertamina akan menindak tegas SPBU yang kedapatan menimbun BBM bersubsidi. Tindakan tegas itu berupa menghentikan pasokan sampai menutup SPBU tersebut,” tegas Ketua DPC LSM GPRI Rike Ependi, Selasa (30/3/2022)

Baca Juga  Senator DPD RI Bustami Zainudin Ikuti Kegiatan FGD Evaluasi Dan PenyempurnaanPeraturan Kode Etik DPD RI Di Universitas Diponegoro

Menurut Rike, menimbun BBM merupakan tindakan kriminal. Untuk itu, jika terbukti ada perbuatan penimbunan minyak, maka harus diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat tidak melakukan penimbunan. Rike juga meminta kepada pihak-pihak saling menjaga dan kembali kepada tugas pokok dan fungsinya masing masing.

Rike ependi menjabarkan Penimbun BBM dapat dilaporkan Ke polres atau Polda dengan Pasal 53-55 UU No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.

Dalam pasal 55 UU No 21 disebutkan “Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

Baca Juga  DPP KAMPUD Dukung Kejari Lampung Tengah Tuntaskan Laporan Dugaan Korupsi Pengadaan Obat di RSUD

Terkait penagakan hukum, RIKE menambahkan hal tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama. “Mari bantu aparat hukum. Bila menemukan SPBU atau mobil yang ngecor BBM bersubsidi diluar ketentuan silahkan lapor agar aparat hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut,” pungkas RIKE EPENDI.

Sementara Pemilik SPBU 24-345-23 Negeri Baru hingga berita ini dipublis, pihak nya belum dapat dihubungi.

Penulis : Mulya

Redaktur : Davi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *